di antara

Iit Sibarani | Akar Pikiran


tak ada yang mampu menjamin, bahwa cinta tak kan menyakiti bagi siapapun yang menerimanya —sebaik apapun cinta itu diberikan. tak juga ada yang mampu menjamin, cinta tak kan menyakiti bagi siapapun yang memberikannya —sebaik apapun cinta itu diciptakan.
bukan inginnya tuk berada di antara apa-apa yang begitu ia benci dan apa-apa yang selamanya kan ia cintai. bukan pula inginnya, menyayat belati di nadi seorang laki-laki; sedang ia merasa lebih mati dari ia yang disakiti.
tibalah perempuan ini pada sebuah hari-hari yang kerap membuat dirinya mencaci diri; di mana setiap malam ia lewati dengan mencemaskan esok hari, menanti pagi dengan berharap kecemasan kan membunuh dirinya sendiri. terkadang ia lupa, bahwa cemas tak kan berakhir hingga ia mengikhlaskan apa-apa yang sejatinya harus terjadi.
malam tak pernah menua di kepalanya, meski pagi ialah apa yang kerap ia sebut dalam doa-doa. di dadanya, ia kerap percaya, doa tak kan pernah sia-sia dan ia hanya…

View original post 145 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s